Undangan tujuh bulanan (mitoni): susunan acara dan contoh teks
Panduan undangan tujuh bulanan atau mitoni: memilih tanggal, menuliskan rangkaian acara, contoh teks undangan, dan tips untuk tamu.
Tentang acara tujuh bulanan
Tujuh bulanan atau mitoni (tingkeban) adalah syukuran kehamilan yang lazim di banyak keluarga, terutama dalam tradisi Jawa. Bentuknya beragam: ada yang memakai rangkaian adat lengkap, ada yang cukup pengajian dan doa bersama.
Tanggal dan urutan acara biasanya ditentukan bersama keluarga besar. Undangan sebaiknya mengikuti bentuk acara yang benar-benar diadakan, bukan menyalin susunan acara keluarga lain.
Tulis rangkaian acara dengan jelas
Jika ada beberapa bagian, misalnya pengajian, siraman, dan ramah tamah, tuliskan masing-masing dengan jam yang jelas. Tamu yang hanya diundang ke pengajian tidak perlu datang sejak pagi.
Cantumkan tempat dan titik peta. Untuk acara di rumah, sebutkan informasi parkir dan nomor kontak keluarga. Bila ada kode busana, misalnya kebaya atau batik, sebutkan sejak awal.
Contoh teks undangan
Dengan memohon rahmat dan ridha Tuhan Yang Maha Esa, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir dalam acara tujuh bulanan kehamilan [nama calon ibu] dan [nama calon ayah] pada [hari, tanggal] pukul [jam] di [tempat]. Detail acara dan konfirmasi kehadiran dapat dibuka di [tautan undangan]. Doa restu Bapak/Ibu sangat berarti bagi kami dan calon buah hati.
Tips untuk calon orang tua
Undangan tujuh bulanan biasanya disusun saat calon ibu sudah mudah lelah. Pilih template, isi detail utama, lalu minta anggota keluarga memeriksa ejaan dan jadwal agar persiapan tidak menumpuk.
Aktifkan ucapan dan doa dari tamu. Kumpulan doa ini sering menjadi kenang-kenangan yang disimpan hingga si kecil lahir.
