Menyiapkan undangan pernikahan adat Sunda yang jelas untuk tamu
Panduan memilih desain adat Sunda, menuliskan nama keluarga, memisahkan jadwal akad dan resepsi, serta memeriksa lokasi acara.
Pilih desain dan bahasa yang sesuai keluarga
Desain bernuansa Sunda dapat menjadi pengantar suasana acara, tetapi keterbacaan tetap perlu diutamakan. Periksa kontras tulisan dan ukuran nama pada cover, terutama ketika dibaca melalui ponsel.
Kata pembuka bisa memakai bahasa Indonesia atau bahasa yang disepakati keluarga. Minta keluarga memeriksa sapaan dan susunan nama; kebiasaan penulisan dapat berbeda antar keluarga.
Tulis nama dan jadwal secara terpisah
Periksa nama lengkap pasangan serta nama orang tua bila dicantumkan. Bedakan jadwal akad dan resepsi dengan judul sesi, tanggal, serta jam yang jelas.
Jika ada rangkaian adat yang hanya diikuti keluarga, pastikan informasi untuk tamu umum sesuai sesi yang mereka hadiri. Konfirmasikan urutan acara kepada keluarga atau penyelenggara sebelum mempublikasikan.
Bantu tamu menemukan lokasi
Cantumkan nama gedung atau kediaman, alamat lengkap, dan titik peta yang benar. Periksa titik masuk, informasi parkir bila diperlukan, serta petunjuk tambahan untuk lokasi yang sulit ditemukan.
Buka tautan peta dari ponsel lain dan pastikan tujuan navigasinya tepat. Foto tempat dapat membantu jika nama lokasi tidak dikenal oleh sebagian tamu.
Uji undangan sebelum dibagikan
Coba cover, navigasi, konfirmasi kehadiran, dan musik yang tersedia pada paket. Periksa tampilan saat animasi dikurangi agar teks tetap mudah dibaca.
Setelah keluarga menyetujui isi, publikasikan undangan dan bagikan link personal. Gunakan daftar tamu dan RSVP untuk membantu koordinasi, bukan untuk membuka data tamu kepada publik.
