Menyiapkan undangan halal bihalal keluarga, kantor, dan komunitas
Panduan undangan halal bihalal: waktu yang tepat setelah Idulfitri, susunan acara, contoh teks formal dan santai, serta tips untuk keluarga besar.
Pilih waktu setelah arus balik
Halal bihalal umumnya digelar di bulan Syawal setelah Idulfitri. Untuk keluarga besar yang mudik, pilih tanggal ketika sebagian besar anggota masih di kampung halaman. Untuk kantor dan komunitas, pilih minggu pertama atau kedua setelah libur Lebaran, saat arus balik sudah selesai.
Kirim undangan satu sampai dua minggu sebelumnya. Bila acara digelar tidak lama setelah Lebaran, kirim sebelum libur dimulai karena banyak orang sedang dalam perjalanan.
Susunan acara yang perlu disebutkan
Tuliskan rangkaian acara secara singkat, misalnya pembukaan, sambutan, tausiyah, saling bermaaf-maafan, dan ramah tamah. Tamu jadi tahu kira-kira berapa lama acara berlangsung.
Cantumkan tanggal, jam, tempat, dan titik peta. Untuk acara di rumah keluarga, sebutkan informasi parkir dan nomor yang bisa dihubungi. Jika ada kode busana, misalnya seragam keluarga, sebutkan sejak awal.
Contoh teks undangan halal bihalal
Formal: Yth. Bapak/Ibu/Saudara/i [nama], dalam suasana Idulfitri kami mengundang Bapak/Ibu untuk hadir dalam acara halal bihalal [nama keluarga/instansi] pada [hari, tanggal] pukul [jam] di [tempat]. Informasi lengkap dan konfirmasi kehadiran dapat dibuka di [tautan undangan]. Mohon maaf lahir dan batin.
Santai: Halo [nama]! Lebaran belum lengkap kalau belum kumpul. Yuk hadir di halal bihalal [nama grup] pada [hari, tanggal], [jam] di [tempat]. Detailnya di [tautan undangan]. Mohon maaf lahir dan batin ya!
Tips untuk keluarga besar
Gunakan link personal agar setiap keluarga menerima sapaan dengan nama mereka. Kelompokkan tamu, misalnya per cabang keluarga, supaya rekap kehadiran mudah dibaca panitia.
Galeri foto Lebaran tahun lalu atau foto keluarga dapat menambah suasana hangat. Setelah acara, ucapan dari tamu bisa menjadi kenang-kenangan bagi keluarga.
