Undangan aqiqah dan tasmiyah: isi, waktu, dan contoh kata pengantar

Panduan menyusun undangan aqiqah: informasi bayi dan orang tua, waktu pelaksanaan, contoh kata pengantar, serta hal yang perlu dicek sebelum dibagikan.

Kapan undangan dikirim

Aqiqah umumnya dilaksanakan pada hari ketujuh setelah kelahiran, meski banyak keluarga melaksanakannya di hari lain sesuai kesiapan. Karena jaraknya dekat dengan kelahiran, siapkan undangan sederhana yang bisa diisi cepat lalu kirim sekitar satu minggu sebelum acara.

Untuk ketentuan ibadah seperti waktu dan jumlah hewan, ikuti arahan ustaz atau tokoh agama yang dipercaya keluarga. Undangan cukup memuat informasi acara yang perlu diketahui tamu.

Informasi yang dicantumkan

Tuliskan nama lengkap bayi, tanggal lahir, dan nama kedua orang tua. Banyak keluarga juga menyertakan arti nama atau doa singkat, yang sering menjadi bagian paling disukai tamu.

Cantumkan rangkaian acara seperti tasmiyah, doa bersama, atau cukur rambut bila diadakan, beserta jam, tempat, dan titik peta. Jika makanan aqiqah dibagikan ke rumah tamu sebagai pengganti kehadiran, sebutkan dengan jelas agar tidak membingungkan.

Contoh kata pengantar

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Dengan memohon rahmat Allah SWT dan rasa syukur atas kelahiran putra/putri kami, [nama bayi], kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir dalam acara aqiqah dan tasmiyah pada [hari, tanggal] pukul [jam] di [tempat]. Kehadiran dan doa Bapak/Ibu sangat berarti bagi kami. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Pada bagian ucapan, tamu dapat menulis doa untuk si kecil. Kumpulan doa ini dapat disimpan keluarga sebagai kenang-kenangan.

Periksa sebelum dibagikan

Periksa ejaan nama bayi dengan teliti, termasuk huruf yang sering keliru. Pastikan tanggal acara tidak tertukar dengan tanggal lahir.

Bila memakai foto bayi, pilih foto yang nyaman dibagikan secara luas. Undangan dapat dibuka siapa pun yang memegang tautannya, jadi hindari mencantumkan informasi pribadi yang tidak perlu.