Contoh kata-kata undangan pernikahan: umum, islami, dan santai

Contoh kalimat pembuka, isi, dan penutup undangan pernikahan dalam tiga gaya, beserta tips menyesuaikannya dengan keluarga dan tamu Anda.

Susunan kata-kata undangan

Undangan pernikahan umumnya terdiri dari salam pembuka, kalimat pengantar, nama mempelai dan orang tua, waktu dan tempat, lalu penutup dengan ucapan terima kasih. Pada undangan digital, bagian waktu dan tempat sebaiknya tampil terpisah agar mudah dicari tamu.

Tulis dengan bahasa yang akan Anda ucapkan sendiri. Kalimat yang terlalu kaku sering terasa jauh dari pasangan yang mengundang.

Contoh gaya umum dan formal

Dengan memohon rahmat dan ridha Tuhan Yang Maha Esa, kami bermaksud menyelenggarakan pernikahan putra-putri kami. Merupakan kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu.

Penutup: Atas kehadiran dan doa restu Bapak/Ibu/Saudara/i, kami ucapkan terima kasih.

Contoh gaya islami

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Dengan memohon rahmat dan ridha Allah SWT, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri pernikahan kami. Kehadiran dan doa restu Anda akan menjadi kebahagiaan bagi kami.

Penutup: Jazakumullahu khairan atas doa dan kehadiran Anda. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Contoh gaya santai untuk teman dan rekan

Halo [nama tamu]! Kami akan menikah, dan kami ingin kamu ada di hari bahagia itu. Detail acara ada di undangan ini; kabari kami lewat konfirmasi kehadiran ya.

Tips: gunakan tautan personal per tamu supaya sapaan di undangan memakai nama masing-masing, dan periksa ejaan nama serta gelar orang tua sebelum disebar.